//
you're reading...
Diesel Elektrik

CC202

Lokomotif CC 202 adalah lokomotif buatan General Motors, Kanada dengan Generic name sebagai G26MC-2U. Lokomotif CC202 adalah lokomotif terberat di Indonesia yaitu 108 ton dan merupakan saudara kandung lokomotif SD40 di amerika.

Lokomotif ini mempunyai spesifikasi teknik dan karakteristik khusus untuk menarik kereta api barang. Armada lokomotif ini hanya terdapat di Sumatra Selatan untuk melayani kereta api pengangkut batu bara. Lokomotif ini berjumlah 48 buah dan berada di Dipo Lokomotif Tanjung Karang (Dipo Induk TNK). Pada bulan April 2003, dipo ini kedatangan 9 buah lokomotif CC202, dan total saat ini menjadi 48 buah.

Lokomotif ini berdaya mesin sebesar 2250 HP namun dibatasi hingga 2000HP dengan susunan gandar lokomotif ini adalah Co’ Co’. Artinya, lokomotif ini memiliki dua bogie di mana setiap bogienya memiliki tiga poros penggerak..

Lokomotif ini pada awalnya didatangkan pada masa PJKA yakni sekitar tahun 1986 dan dibeli langsung dari General Motors, Amerika Serikat. Pada batch awal, CC 202 datang dengan jumlah 15 buah dan langsung ditugaskan untuk kereta babaranjang. Pada awal operasionalnya lokomotif ini menarik 50-60 gerbong babaranjang namun dikurangi hingga 40 gerbong karena alasan mesin. Kemudian pada tahun 1990 dan 1995 diimpor lagi CC 202 berjumlah 18 buah. Kemudian dilanjutkan tahun 2001 sebanyak 4 buah. Lalu tahun 2002 sebanyak 2 buah dan terakhir tahun 2009 sebanyak 9 buah lokomotif dari EMD, Canada

Mesin CC 202 adalah EMD 16-645E dengan 16 silinder sehingga lokomotif CC 202 adalah lokomotif satu satunya dengan jumlah silindernya 16. Mesin EMD tipe 645E adalah mesin terhandal yang pernah dibuat oleh EMD. Dari awal tahun 1970an hingga 2011, mesin EMD 645E tetap dibuat walau sekarang hanya terbatas permintaan konsumen. Mesin 645E pun menjadi mesin terlaris EMD semenjak di luncurkannya lokomotif SD40-2 yang sangat handal, bandel, dan awet. Hal ini terbukti dengan masih kuatnya CC 202 menarik 42 gerbong babaranjang dengan kecepatan maksimal 80KM/H.

 DIMENSI

 

  • Lebar sepur (track gauge)  = 1067 mm
  • Panjang body                     = 17678 mm
  • Jarak antara alat perangkai = 18942 mm
  • Lebar badan (body)            = – mm
  • Tinggi maksimum              = 3683 mm
  • Jarak gandar                       = 3632 mm
  • Jarak antar pivot                 = 11404 mm
  • Diameter roda penggerak   = 1016 mm
  • Diameter roda idle              = – mm
  • Tinggi alat perangkai         =  759 mm
BERAT
  • Berat kosong  = – ton
  • Berat siap       = 108 ton
  • Berat Adhesi  = 108 ton
 MOTOR DIESEL
  1. Tipe GM 645 E, 16 silinder
  2. Jenis 2 langkah
  3. Daya Mesin 2250 HP
  4. Daya ke Generator/Converter 2000 HP
 MOTOR TRAKSI/CONVERTER
  1. Jumlah motor traksi 6
  2. Tipe motor traksi D-29, arus searah
  3. Gear ratio 63 : 14
  4. Tipe generator AR 6 QAD – D14, arus bolak-balik
 PERFORMANSI

 

  1. Kecepatan maksimum 80 km/jam
  2. Gaya tarik maksimum (adhesi) 22680 kgf
  3. V min kontinyu 14 km/jam
  4. Jari-jari lengkung terkecil 80 m
 Kapasitas
  1. Bahan bakar 3800 lt
  2. Minyak pelumas 920 lt
  3. Air pendingin 832 lt
  4. Pasir 340 lt

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: