//
you're reading...
History

Kereta Api Indonesia Dari Masa ke Masa

Setelah sebelumnya telah di tuliskan sejarah Perkeretaapian di indonesia, berikut saya coba berikan rangkumannya.

1864
Pengcangkulan pertama pembangunan rel kereta api di Semarang oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda HAJW Baroen Sloet van der Beele.

16 September 1871
Peresmian jaringan rel antara Batavia (Jakarta) dengan Buitenzorg (Bogor).

1876
Jaringan rel kereta api pertama dibangun di Sumatra Selatan yang menghubungkan Ulelhee – Banda Aceh.

16 Mei 1878
Perusahaan kereta api negara Staatsspoorwegen (SS) meresmikan jalur pertama yang dibangunnya antara Surabaya dan Pasuruan.

1886
Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) mulai beroperasi di Sumatra Utara dengan jalur pertama Labuhan – Medan.

1891
SS membangun jalur kereta api di Sumatra Barat yang menghubungkan Sawahlunto – Pelabuhan Teluk Bayur untuk kepentingan pengangkutan batubara.

1898
Madoera Stoomtram Maatschappij (MSM) mulai membangun jalur kereta api di tanah Madura.

1914
SS kembali membangun jalur kereta api di bumi Andalas  yang menghubungkan Sumatra Selatan – Lampung. Dimulai dari Pelabuhan Panjang ke Kertapati hingga ke Lubuklinggau.

Juli 1922
SS mulai membangun jalur kereta api di Sulawesi Selatan yang menghubungkan Makassar – Takalar.

1942
Seluruh perusahaan kereta api Hindia Belanda dijadikan satu di bawah administratif Tetsudo Kyoku pada masa pendudukan Jepang dan sebagian aset-aset kereta api di Indonesia dipindah paksa ke Indochina.

Januari 1943
Pemerintah kolonial Jepang membangun jalur kereta api di Banten Selatan sepanjang 83 km.

Maret 1943
Dimulai pembangunan jalur kereta api antara Muaro – Pekanbaru sejauh 220 km oleh pemerintah kolonial Jepang.

28 September 1945
Republik Indonesia melalui Angkatan Moeda Kereta Api memaksa Jepang menyerahkan seluruh administrasi kereta api di Indonesia. Maka,hari itu diperingati sebagai Hari Kereta Api.
Selanjutnya dibentuk Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) diJawa dan Kereta Api Negara Republik Indonesia (KANRI) di Sumatra.

23 November 1947
Peristiwa kereta api maut yang menewaskan 46 pejuang Indonesia yang terkunci dalam sebuah gerbong barang. Mereka adalah tahanan Belanda yang dianggap sebagai pemberontak dan dipindahkan dari Bondowoso ke Surabaya.

1953
Perkereta Apian Indonesia memasuki era diesel dengan tibanya 27 unit lok CC200 buatan General Electric Amerika Serikat.

v  11 mei 1963
Djawata Kereta Api berubah menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA).

1963-1966
PNKA meluncurkan berbagai kereta api unggulan untuk melayani masyarakat, seperti kereta BIMA yang dilengkapi dengan kereta tidur.

15 September 1971
PNKA berunah menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

1981
Industri Kereta Api (INKA) didirikan di Madiun.

30 Oktober 1990
PJKA berubah menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (PERUMKA).

1 Juni 1999
Perumka berubah menjadi PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Sumber : Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT KAI

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: